Breaking

Post Top Ad

Your Ad Spot

Tuesday, 14 December 2021

Kapolres Tanjung Balai Bersama Plt. Walikota Tanjung Balai Temui Unjuk Rasa Dari KNTI Tanjung Balai - Asahan

Polres Tanjungbalai - Kapolres Tanjung Balai AKBP Triyadi, S.H., S.I.K bersama Plt. Walikota Tanjung Balai H. Waris Thalib, S.Ag., M.M menemui peserta Aksi Unjuk Rasa Dari Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Tanjung Balai - Asahan

Kegiatan unjuk rasa berlangsung di Perairan Sungai Tanjung Balai - Asahan (Tangkahan Sibagus Pulau Simardan - Sungai Asahan Bawah Jembatan Tanjung Balai Sei Kepayang), Senin (13/12) pukul 11.00 wib

Adapun Tuntutan Para Pengunjuk Rasa Masih sulitnya Nelayan Tradisional untuk mendapatkan BBM Bersubsidi, kami mohon Presiden RI Ir. Joko Widodo melalui Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI memperhatikan BBM Bersubsidi Nelayan Tradisional. 

Mereka juga menuntut Masih maraknya alat tangkap pukat trawl yang terlarang, kami memohon kepada aparat yang berwenang agar melakukan tindakan dan Konflik Zonasi penangkapan kerang nelayan tradisional tojok kerang dikawasan tambun tulang, Batubara Sumatera Utara.
 

Orasi yang disampaikan oleh orator Al Mustakim Marpaung dijawab oleh Plt. Walikota Tanjungbalai H. Waris Thalib, S.Ag., M.M. didampingi Kapolres Tanjungbalai AKBP Triyadi, S.H. S.I.K. yang menyampaikan Apa yang menjadi tuntutan aksi hari ini terkait BBM bersubsidi, pemerintah Kota Tanjungbalai akan mengusulkan kepada pertamina supaya di dirikan pertamina di perairan sungai Asahan, Terkhusus untuk nelayan-nelayan kecil / nelayan tradisional.

Kemudian Plt. Walikota Tanjungbalai mengatakan Masalah dengan zona tangkap, kedepan akan kita agendakan Forkopimda 3 kabupaten kota (Asahan, Batubara dan Tanjungbalai) untuk menyikapi permasalahan tersebut, sehingga dengan bersama-sama dapat membuahkan hasil yang baik.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Your Ad Spot

Pages