
Tanjungbalai - Personil Polres Tanjungbalai turun langsung ke RSUD Tengku Mansyur yang dibakar pasien, Selasa (15/3/2022) sekira pukul 12.20 WIB.
Kapolres Tanjungbalai, AKBP Triyadi melalui Kasat Reskrim, AKP Eri Prasetio mengatakan, peristiwa kebakaran terjadi di RSUD Tengku Mansyur, Jalan Mayjen Sutoyo No 39, Kelurahan Perwira, Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai, tepatnya di ruangan Poli Kandungan.
“Pihak RSUD Tengku Mansyur telah membuat laporan resmi ke Polres Tanjungbalai dan kita telah menindak lanjuti dengan mengumpulkan bukti-bukti, serta pemeriksaan terhadap para saksi-saksi,” sebut Eri.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, peristiwa pembakaran dilakukan Dewi Palapa Eka (45) warga Jalan MT Haryono Gang Bengkuang Linkungan II, Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai.
Dijelaskan Eri, jika Dewi merupakan pasien RSUD yang yang tercatat mendaftarkan diri ke Poli Kandungan untuk berobat (konsultasi). Diketahui Dewi mendapat nomor antrian terakhir.
Tiba-tiba saja Dewi menerobos antrian dan langsung menemui tim medis yang sedang berdinas. Selanjutnya meminta obat penyubur untuk program bayi tabung. Namun pelaku menjelaskan, berstatus lajang (belum menikah).
Selanjutnya petugas menjelaskan, pihak RSUD tidak menyediakan program bayi tabung. Usia mendapat penjelasan petugas, kemudian pelaku pergi meninggalkan RSUD.
Tak berapa lama, pelaku datang kembali ke RSUD dengan membawa kantongan plastik warna cream susu berisi cairan dan kembali duduk di bangku antrian pasien.
Kemudian pelaku berjalan menuju ke samping ruangan poli saraf dan langsung menuangkan cairan di dalam plastik diduga bahan bakar. Seketika api langsung menyala membakar bagian poli kandungan dan beberapa pertugas RSUD berteriak adanya kebakaran.
“Sekira pukul 12.25 WIB, api dapat dipadamkan dengan menggunakan tabung api milik RSUD,” terang Eri.
Dari pengecekan Tepat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan beberapa barang yang terbakar yakni wastapel, bangku, meja, lemari, dokumen/data pasien dan kipas angin, dengan nilai kerugian sebesar Rp 1.000.000.
Selain itu, ditemukan kemasan plastik yang dibawa pelaku dan setelah dicium, aroma plastic berbau bensin.
“Dewi setelah melakukan perbuatannya selanjutnya melarikan diri dan saat ini masih dalam pencarian petugas,” ucap Eri.



No comments:
Post a Comment